Di Manokwari, Banyak NIK Ganda

Di Manokwari, Banyak NIK Ganda


KABARLAIN, Manokwari - Nomor Induk Kependudukan (NIk) yang dikeluarkan Dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Manokwari diduga bermasalah. Pasalnya nomor yang mestinya hanya digunakan oleh satu orang itu justru tercantum lebih dari satu Nama. 

Hal ini diketahui ketika Nomor Induk Kependudukan didaftarkan ke aplikasi 'Ayo Pantau Pemilu' yang terdapat kolom memasukan NIK atau KTP juga alamat email dan Nomor Handphone. 

Takdir, salah satu warga Manokwari mengecek nomor induk kependudukan di masukan dalam aplikasi ayo pantau pemilu, saat di buka terdapat tiga nama yang menggunakan NIk yang sama

'Terdapat nama Takdir, Fiktor Lasol, Donny E. S Kambu dan Lamek Dowansiba" 

Donny E. S Karauan terdaftar di TPS 045 Wosi Manokwari Barat, sementara Lamek Dowansiba terdaftar di TPS 001 Yamboi Distrik Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan sementara Fiktor Lasol terdaftar di TPS 003 Manokwari Barat. 

Bukan hanya Takdir, hal yang sama juga di alami Charles Maniani, ketika Nomor induk kependudukan yang tercantum dalam KTP elektronik miliknya justru muncul beberapa nama pengguna NIk yang sama yakni M. Ali Mustofa terdaftar di TPS 009 Serui kota Yapen Selatan kepulauan Yapen. 

Selain itu nama lain juga seperti Roby Warobai yang terdaftar di TPS 001 pasir hitam Yapen Selatan kepulauan Yapen dan Nama Robby Warobai yang memiliki alamat TPS 002 pasir hitam Yapen Selatan kepulauan Yapen. 

Kapolres Manokwari AKBP. Adam Erwindi yang di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, hal itu perlu di klarifikasi dulu kepada pihak Dukcapil Kabupaten Manokwari, sebab menurutnya ada unsur pidana ketika NIk ganda ditemukan. 

"Silakan di cek dulu ke Dukcapil, kalau memang ada kesengajaan  duplikasi data berarti ada pemalsuan dan itu ada pasal pidana," kata Kapolres AKBP. Adam Erwindi Selasa (16/4).

Kepala Dinas Kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Manokwari Yosep Isir saat dikonfirmasi membantah Nomor Induk Kependudukan NIk milik sejumlah warga yang diduga ganda merupakan KTP siluman yang di buat di pasar tingkat. 

"Kalau KTP Nasional yang ada tanda tangan saya memang itu biasa warga ingin cepat maka mereka buat saja di pasar tingkat, namun beda dengan KTP Elektronik yang hanya ada tanda tangan pemilik," kata Yosep Isir saat minta keterangan Selasa (16/4) malam melalui sambungan telepon. 

Sementara KTP yang di gunakan nomor induk, merupakan KTP elektronik yang dikeluarkan oleh Dinas Catatan sipil dan Kependudukan Manokwari, melalui proses perekaman.  Pengusaha Percetakan spanduk dan baliho, pihak yang meraih keuntungan saat masa Kampanye. (Adlu Raharusun)


Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Terpopuler

Wirid Harian

Wirid Harian

Wiridan. Wirid merujuk pada warada (tunggal), artinya hadir. Di berbagai ayat arti wirid …
Janji Allah itu Pasti

Janji Allah itu Pasti

Janji Allah, tepatnya ketentuan Allah, termaktub di surat Al-Maidah:54. Jika pada satu kaum ada yan…