Pengamanan TPS, Polda Papua Barat Kerahkan Kekuatan Penuh

Pengamanan TPS, Polda Papua Barat Kerahkan Kekuatan Penuh


KABARLAIN - Manokwari-Terdapat 18 Tempat pemungutan suara (TPS) yang dianggap penyelenggara pemilu sebagai TPS Rawan di Wilayah Papua Barat. Untuk mengatasi kerawanan tersebut, setiap TPS akan diisi dua Anggota pengamanan dari Kepolisian

"Saya setiap saat selalu membayangkan jika satu TPS oleh KPU diisi minimal 100 sampai 200 pemilih dan di situ hanya ada satu petugas lalu terjadi perselisihan yang berimplikasi kontijensi, apa yang harus di lakukan oleh nggota," Kata Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja

Apalagi kata Kapolda, ada TPS yang tidak di isi sama sekali oleh Anggota Polisi kemudian terjadi perselisihan, bagaimana pergerakan Polri menghadapi TPS tersebut. Oleh sebab itu seluruh anggota Personil Polisi harus memiliki kesamaan visi atau pemahaman. 

"Kita akan menanyakan ke Kodam sesuai dalam data mereka bisa menggerakkan 2000 personil membackup, apakah di TPS atau di objek vital nasional untuk sementara waktu menggantikan personil kita yang turun ke TPS" Kata Kapolda. 



Dalam rangka pengamanan di TPS saat Pemilu, Kapolda menghendaki agar seluruh personil dilibatkan, termasuk Anggota yang bertugas di kediaman Pejabat Utama akan di kurangi dari awalnya 6 Orang bisa jadi 2 Anggota saja yang bertugas termasuk di kediaman Kapolda. 

"Mulai dari Tamtama sampai Brigadir, kita semua turun ke lapangan, yang ada di Kantor hanya staf yang memang tidak bisa meninggalkan Kantor, sebab kalau dia tidak berada di situ akan terjadi kevakuman," Kata Rodja. 

Ia mengingatkan waktu memasuki Pemilihan umum hanya tinggal 30 Hari lagi menurut catatan Kepolisian, maka tidak sampai 1 Bulan lagi maka Personil harus dikerahkan ke Polres-Polres. 

"Karo Ops, saya ingatkan semua personil harus menggunakan pakaian seragam baru dan harus mengenakan PDL II, sepatu baru seragam baru jadi tidak menggunakan PDL khusus seperti saat ini," ujarnya. 

Personil yang melakukan pengamanan terutama di daerah-daerah juga diberikan bekal selama tujuh hari dalam rangka proses pengamanan TPS Ia menghendaki sebelum di berangkat an ke tempat tugas harus di tuntaskan sarana dan prasarana Anggota. 

"Bekal kesehatan dan lain-lain, segera dihitung anggaran untuk Sarpas yang berangkat ke sana langsung di kasih anggaran kalau perlu ditanda tangani di sini (Polda Red) baru mereka berangkat," tutur Kapolda. 

Sementara Karo Ops Polda Papua Barat Kombes Pol Mohamad Sagih dalam pembagian personil memprioritaskan  Daerah Manokwari, Pegaf Manokwari Selatan Teluk Bintuni dan Teluk Wondama

"Kita tempatkan personil terutama di lima Daerah, nanti sisanya baru kita back up ke Kabupaten Fak-fak Kaimana dan Sorong Raya kalau belum tercukupi" Kata Kombes. Pol Mohamad Sagi. 

Ia juga mengatakan setiap peleton personil yang akan di kirim untuk Pengamanan TPS di Daerah-Daerah harus ada Perwira. Untuk BKO di Manokwari 30 Personil dari Brimob, sementara Brimob yang di BKO ke Kabupaten Pegaf 10 Personil, juga Kabupaten Manokwari Selatan 10 Personil dan Kabupaten Teluk Bintuni 11 personil Brimob. (Adlu Raharusun)

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Terpopuler