Pekan Depan, Brunei Terapkan Hukum Cambuk dan Rajam bagi LGBT

Pekan Depan, Brunei Terapkan Hukum Cambuk dan Rajam bagi LGBT



KABARLAIN - Brunei Darusalam secara serius akan menerapkan hukum baru yang akan diberlakukan pekan depan. Hukum baruitu diarahkan ke  kelompok LGBT akan dijatuhi hukuman cambuk, dan bahkan dirajam sampai mati bila terlibat hubungan seksual sesama jenis.

Hukuman rajam bagi LGBT di Brunei mengatur pada tiga koridor pelanggaran. Warga Muslim bisa dikenai hukum cambuk, atau rajam karena punya hubungan seksual sesama jenis, zinah dan pemerkosaan. Brunei menunda penerapan hukuman setelah protes internasional di tahun 2014. Sebuah dokumen yang dimuat di situs pemerintah mengatakan hukum itu akan diberlakukan minggu depan. Atas rencana ini, kelompok hak asasi manusia telah mendesak Brunei untuk tidak menerapkan hal tersebut.



Perilaku homoseksual sudah dinyatakan ilegal dan pelakunya bisa dihukum penjara sampai 10 tahun di negara kecil di Pulau Kalimantan tersebut, namun hukuman rajam akan menjadikan Brunei negara pertama di Asia yang menerapkan hukuman mati bagi homoseksual.

Seperti kita tahu, Brunei menjadi negara pertama di Asia Timur yang menerapkan Hukum Syariah pada  tahun 2014 di mana ada hukuman terhadap mereka yang hamil di luar pernikahan resmi atau tidak menjalani sholat pada hari Jumat.
Tetapi hukum baru itu harus melewati tiga tahapan dan  Brunei belum menerapkan dua tahapan lain setelah adanya kecaman internasional di tahun 2014 termasuk pemboikotan terhadap Hotel Beverley Hills di Amerika Serikat yang dimiliki oleh keluarga kerajaan Brunei.

Penduduk Brunei mayoritas Islam maka bagi pihak kerajaan wajar menerapkan hukum Islam. Reaksi dari berbagai pegiat HAM dianggap sebagai reaksi yang wajar. Tapi hukum tetap dijalankan. 

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Terpopuler

Lima Tips Cari Jodoh

Lima Tips Cari Jodoh

Banyak sekali orang yang hidup mewah, pendidikan tinggi dan kebutuhan lebih dari cukup t…