Para Caleg di Manokwari, Dinilai Miskin Ide

Para Caleg di Manokwari, Dinilai Miskin Ide



KABARLAIN - Manokwari. Pesta Demokrasi lima tahunan segera tiba. Para Calon Legislatif (Caleg) di Daerah, kini mempersiapkan diri meraih simpati melalui berbagai medium bahkan turun bertahap muka dengan konstituen, namun belum nampak ke masyarakat pesan apa yang akan di perjuangan ketika terpilih nanti. 

Terutama memperjuangkan keberpihakan kepada masalah perempuan dan anak yang cukup komplit di Manokwari sebagai Ibukota Papua Barat

"Saya melihat bahwa para caleg yang maju dalam Pileg belum siap dan mampu meyakinkan kepada Pemilih terkait dengan isu-isu keberpihakan kepada perempuan dan anak di daerah ini," kata aktivis gender Yuliana Numberi Jumat (22/3).


Ia bahkan menduga para calon wakil rakyat di Manokwari justru belum memiliki gagasan dan ide atau setidaknya memahami persoalan apa yang kerap di hadapi Perempuan dan Anak. 

Padahal dalam Pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2000 tentang Kesetaraan Gender dalam pembangunan mestinya didorong kebijakan apa dan bagaimana tentang anggaran yang dialokasikan dalam menjawab persoalan gender. 

"Kebijakan yang harus didorong agar menjawab masa perempuan dan anak serta kaum disabikitas serta kelompok marjinal jadi saya melihat pesan ini disampaikan oleh para caleg dalam berkampanye," tuturnya. 

Yuliana memandang perlunya para caleg bicara soal keberpihakan, bukan hanya soal uang. Harusnya mereka  mendorong regulasi di daerah sebagai payung hukum bagi perempuan dan anak kemudian menjadi bahan atau program bagi eksekutif. 

"Saya melihat belum ada pesan semacam ini disampaikan oleh para caleg baik melalui tulisan di baliho maupun melalui kampanye tatap muka, atau memang mereka miskin ide dan gagasan?,"  ungkap Yuliana Numberi. 

Sebagai aktivis, ia berharap kepada kalangan perempuan untuk menghadapi Pemilu 17 April mendatang mesti mencerna pesan-pesan penting yang di sampaikan oleh para calon wakil rakyat, jangan kemudian memilih orang yang tidak berjuang terutama keberpihakan terhadap masalah perempuan dan anak di Daerah ini. (Adlu Raharusun

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Terpopuler

Wirid Harian

Wirid Harian

Wiridan. Wirid merujuk pada warada (tunggal), artinya hadir. Di berbagai ayat arti wirid …
Janji Allah itu Pasti

Janji Allah itu Pasti

Janji Allah, tepatnya ketentuan Allah, termaktub di surat Al-Maidah:54. Jika pada satu kaum ada yan…