Lima Tips Cari Jodoh

Lima Tips Cari Jodoh



Banyak sekali orang yang hidup mewah, pendidikan tinggi dan kebutuhan lebih dari cukup tapi susah cari pasangan hidup, cari jodoh. Kenapa?

Tentu banyak faktor dan faktor itu setup orang berbeda-beda. Tapi ada yang bisa dilacak secara umum, kenapa orang susah cari jodoh meski sudah berkecukupan dalam hal yang sifatnya duniawi. 

Untuk itu, mari ikuti tips agar mencari jodoh bisa lebih cepat dan tepat. 

1. Hilangkan prasangka

Hilangkan prasangka yang berlebihan terhadap kenalan atau orang yang akan jadi pasangan jodoh Anda. Prasangka bisa membawa kita ke sikap buruk sangka, yang berujung pada sikap untuk tidak melanjutkan hubungan. Setiap orang punya sisi baik dan sisi buruk. Persoalannya, sejauh mana kita mampu menerima sisi baik dan sisi buruk tersebut. Cara paling mudah, hilangkan prasangka. 



2. Jangan terlalu idealis

Sikap terlalu idealis, ingin mendapatkan pasangan jodoh yang keren, tajir, ganteng, cantik dan berpendidikan, ini juga bisa jadi hambatan Anda menemukan pasangan jodoh yang pas. 

Tentu ada orang yang punya kriteria sedikit sempurna, keren, tajir, ganteng, cantik dan berpendidikan, punya gawean yang berpenghasilan lumayan besar. Tapi tidak semua orang yang punya kriteria tersebut bisa dijadikan pasangan yang tepat. 

Anda harus bersikap realistis. Siapa diri kita? Who Am I? Kalau kita sudah bisa melihat siapa diri kita, tentu kita akan mengukur, siapa yang layak jadi pasangan kita. Tak semua kriteria harus dipenuhi. Minimal ada dua kriteria; berpendidikan dan ganteng atau cantik. Jadi kriteria lain seperti tajir dan punya gawean yang punya penghasilan besar, bisa saja tak terpenuhi. 

3. Perbanyak pergaulan

Banyak sekali jombowan dan jomblowati menyandang status jumble Karena kuper, kurang pergaulan. Pergaulannya sangat terbatas. Hanya di lingkungan tempat kerja atau di lingkungan kampus saja. 

Mulailah mencari wilayah pergaulan yang berbeda dengan habibat Anda. Anda bisa masuk ke habitat yang berbeda. Misalnya Anda yang selama ini hanya bergaul di lingkungan kantor Anda bekerja, mulailah perlebar membangun relasi dengan tempat kerja orang lain. 

4. Tentukan target

Harus ada target, kapan Anda berhenti jadi jombowan dan jomblowati. Target itu trekant usia Anda sekarang ini. Jika usia sudah mendekati angkat 30-an lebih dan Anda masih sendiri, ini tentu ada yang salah dalam diri Anda. 

Kenapa salah? Ya salah karena terlalu banyak berpikir. Menikah itu jangan terlalu pakai teori. Menikah itu harus punya keikhlasan untuk membuang ego kita. Jangan terlalu saklek. Jangan ingin punya target muluk-muluk. Kata orang kampung, yang penting pantas dibawa kondangan. 

5. Pilihlah orang baik

Memilih pasangan harus jelas. Agama mengajarkan banyak hal soal cara memilih pasangan. Tapi satu hal yang harus ditegaskan, yang penting calon pasangan Anda orang baik. Banyak orang kaya, ilmu agamanya tinggi dan berpendidikan tapi belum tentu dia baik. Meski calon pasangan Anda tidak tajir, tidak berpendidikan tinggi, tidak ganteng-ganteng atau cantik-cantik amat tapi memiliki kepribadian yang baik, itu jangan disia-siakan. Ambil keputusan dan langsung ke KUA. 

Itulalh lima tips bagi jombowan dan jomblowati. Semoga bermanfaat. Sendiri itu enak tapi lebih enak hidup ada yang menemani. Tempat sharing dan menghilangkan kepenatan hidup. 

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Terpopuler

Wirid Harian

Wirid Harian

Wiridan. Wirid merujuk pada warada (tunggal), artinya hadir. Di berbagai ayat arti wirid …
Janji Allah itu Pasti

Janji Allah itu Pasti

Janji Allah, tepatnya ketentuan Allah, termaktub di surat Al-Maidah:54. Jika pada satu kaum ada yan…